Sistem Informasi Manajemen Risiko

Jenis Risiko Kode Nama Risiko Deskripsi Pemilik Risiko Nilai Risiko Nilai Pengendalian Nilai Evaluasi Pengendalian Risiko Nilai Residu
Risiko Operasional 1.1.1 Kehadiran peserta undangan rendah <50% Terjadi kelebihan pemesanan akomodasi dan konsumsi peserta kegiatan PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
10 60% 7 Dilakukan konfirmasi kehadiran peserta minimal 1 minggu sebelum pelaksanaan kegiatan 2
Risiko Operasional 1.1.2 negosiasi penugasan fasil terkadang sulit disepakati mengingat fasil keberatan dengan penempatan tugas yang diberikan Proses penandatanganan PKS terhambat. PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
10 80% 3 Bertukar penugasan diantara fasil yang terdekat daerahnya serta bersedia 1
Risiko Keuangan 1.1.3 Pembayaran jam mengajar daring bagi FSP tidak sesuai real jam mengajar Terjadi kelebihan pembayaran jam mengajar bagi FSP PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
21 60% 13 Dilakukan penjelasan terkait ketentuan peraturan program sekolah penggerak kepada FSP 7
Risiko Keuangan 1.1.4 Pertanggungjawaban fiktif Terjadinya kerugian negara (material) PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
5 60% 3 Verifikator keuangan memeriksa keaslian dokumen sesuai dengan SOP dan pengetahuannya. 1
Risiko Keuangan 1.1.5 Pembayaran honor fasilitator terlambat Laporan pertanggungjawaban honor fasil terlambat. PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
19 90% 7 Prosedur Pencairan dan Pembiayaan Kegiatan 1
Risiko Keuangan 1.1.6 Penyelesaian Laporan keuangan kegiatan terhambat Pada saat pemeriksaan ada dokumen pertanggungjawaban yang tidak lengkap PPK
Ketua Tim pelaporan keuangan
Petugas keuangan per kegiatan
11 60% 3 Dibuatkan daftar list kelengkapan dokumen per kegiatan, agar dijadikan checklist penyusunan laporan keuangan 1
Risiko Operasional 1.1.7 Komponen penunjang kegiatan seperti ATK, KIT dan Spanduk terlambat diterima, atau kurang lengkap Terjadinya temuan oleh tim pemeriksa keuangan terkait ketidaksesuaian dokumen pengadaan barang dan jasa dengan tanda terima barang PPK
PP
Pokmil PBJ
13 60% 5 Dilakukan pemeriksaan barang hasil pengadaan mengacu kepada dokumen konrak, serta dibuatkan surat berita acara serah terima barang jika sudah sesuai 3
Risiko Keuangan 1.1.8 Sisa dana tidak segera disetor ke kas negara Terjadinya kerugian negara, menjadi temuan tim pemeriksa keuangan, serta terjadi penurunan nilai kinerja anggaran PPK
Ketua Tim keuangan
Bendahara
8 80% 5 Dilakukan kontrol dari PPK atau ketua tim keuangan, apabila ada kegiatan yang memiliki sisa anggaran harus langsung dilaporkan dan disetorkan ke kas negara 3
Risiko Operasional 1.1.9 Kepala Sekolah Penggerak pindah atau dimutasi ke sekolah lain, sementara program PSP belum selesai Menyalahi perjanjian program sekolah penggerak dimana Kepala Sekolah Penggerak tidak boleh di mutasi sebelum program PSP selesai (3 tahun).
Berkurangnya capaian sasaran program PSP
PPK
Ketua Tim 2
Penanggung Jawab Kegiatan
21 60% 13 Dilakukan penjelasan terkait ketentuan peraturan program sekolah penggerak kepada Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah Penggerak terpilih 7
Risiko Operasional 1.2.1 kepadatan agenda penyusun modul penyusunan modul kurang ideal Ketua Tim
Penanggung Jawab Kegiatan
14 60% 11 menetapkan PJ untuk memastikan semua tahapan penyusunan modul sesuai harapan 3
Risiko Operasional 1.2.2 kepadatan agenda penyusun modul lebih lambat dalam menyusun modul PKB Refkom Ketua Tim
Penanggung Jawab Kegiatan
14 60% 11 berkoordinasi melalui daring 3
Risiko Keuangan 1.2.3 perubahan rencana implementasi kegiatan terjadi kelebihan/ kekurangan anggaran ketika implementasi PPK
Tim perencanaan
14 50% 7 perencanaan memuat perhitungan teknis operasional dan anggaran detil untuk tahun berjalan serta dilakukan monitoring secara berkala 3
Risiko Operasional 1.2.4 Jadwal pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan rencana penyerapan anggaran tidak sesuai jadwal yang ditentukan PPK
Tim perencanaan
penanggung jawab kegiatan
14 75% 3 Membuat jadwal pelaksanaan yang ketat, memiliki alternatif rencana agar pelaksaan sesuai jadwal yang ditentukan, melakukan komunikasi yang efektif dengan semua pihak terkait 1
Risiko Strategis 1.2.5 Tujuan kegiatan belum tercapai hasil kegiatan tidak sejalan dengan kebijakan nasional dan lembaga KPA
PPK
Direktur
13 65% 3 Melakukan evaluasi program secara berkala, melakukan penyesuaian program sesuai dengan kebutuhan, membangun kemitraan dengan pihak terkait 5
Risiko Operasional 1.2.6 Kegiatan tidak terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan - Deviasi Rencana Penarikan Dana (RPD)
- Penilaian IKPA rendah
PPK
Pengelola Keuangan
Penanggung Jawab Kegiatan
13 65% 3 Realokasi anggaran bagi kegiatan yang sudah siap 5
Risiko Operasional 1.2.7 lamanya proses perekrutan peserta terlambatnya penerbitan surat undangan kegiatan PPK
Ketua Tim Kerja Terkait
Penjab Talpeg
Penjab Persuratan
Penjab Disdik
14 60% 11 Diberikan penjelasan dan tenggat waktu penyiapan data peserta kegiatan oleh Disdik Kab/Kota, agar pembuatan dan distribusi surat undangan/pemanggilan peserta dari BBGP Jabar tidak terlambat 3
Risiko Operasional 1.2.8 lamanya proses perekrutan peserta terlambatnya penerbitan surat undangan kegiatan PPK
Ketua Tim Kerja Terkait
Penjab Talpeg
Penjab Persuratan
Penjab Disdik
14 60% 11 Dubuakan grup whatsapp antara BBGP Jabar dengan bagian administrasi Disdik Kab/Kota di Provinsi Jawa Barat agar memudahkan koordinasi dan ditribusi surat undangan 3
Risiko Keuangan 1.2.9 Masih terdapat pagu anggaran yang di blokir sampai dengan awal semester 2 - Kegiatan Lokakarya Perdana PGP A11 yang harus terlaksana belum bisa dilakukan pencairan
- Harus melakukan revisi anggaran
PPK
Pengelola Keuangan
Penanggung Jawab Kegiatan
13 65% 3 Melakukan revisi anggaran 5
Risiko Operasional 1.2.10 Kehadiran peserta tidak memenuhi kuota Target sasaran kuantitas peningkatan kompetensi tidak tercapai PPK
Penanggung Jawab Kegiatan
10 80% 1 Mengganti peserta lain yang sesuai kriteria 1
Risiko Operasional 1.2.11 Kehadiran peserta tidak memenuhi kuota Target sasaran kuantitas peningkatan kompetensi tidak tercapai PPK
Penanggung Jawab Kegiatan
10 80% 1 alur / SOP pembuatan surat sampai pengiriman surat pengerjaannya maksimal H-10 hari kerja 1
Risiko Operasional 1.2.12 Pengumpulan dokumen pelaksanaan kegiatan melebihi batas waktu yang telah ditentukan Manajemen terlambat dalam mengevaluasi kegiatan
ketidaksiapan pemeriksaan keterdiaan dokumen ketika ada pemeriksaan dari yang berwenang
PPK
Penanggung Jawab Kegiatan
12 80% 14 mengingatkan dan menagih dokumen laporan yang belum selesai oleh ketua panitia kegiatan 7
Risiko Operasional 1.2.13 Tidak seslesainya penyusunan modul PKG Bahasa Inggris Terhambatnya pelaksanaan kegiatan PKG Bahasa Inggris PPK
Ketua Tim
Penanggung Jawab Kegiatan
20 60% 8 Dilakukan komitmen bersama dengan seluruh penyusun modul agar dapat menyelesaiakan penyusunan modul sampai selesai sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan 5
Risiko Operasional 1.2.14 Keterlambatan penyusunan modul PKB Refkom Perlunya penyempurnaan modul PPK
Ketua Tim
Penanggung Jawab Kegiatan
13 60% 8 Dilakukan komitmen bersama dengan seluruh penyusun modul agar dapat menyelesaiakan penyusunan modul sampai selesai sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan 5
Risiko Operasional 1.2.15 Progress penyelesaian modul PKG Bahasa Inggris sangat lambat Peserta tidak dapat menyelesaikan modul
Capaian sasaran peserta berkurang
PPK
Ketua Tim
Penanggung Jawab Kegiatan
13 60% 8 Dilakukan komitmen bersama dengan seluruh penyusun modul agar dapat menyelesaiakan penyusunan modul sampai selesai sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan 5
Risiko Operasional 1.2.16 Tidak standarnya RAB yang diusulkan oleh Mitra Penurunan kualitas layanan PPK
Ketua Tim Kemitraan
Bendahara Penerimaan
20 60% 8 Dilakukan rapat negosiasi RAB usulan 5
Risiko Keuangan 1.2.17 Terlambatnya pembayaran oleh mitra Keterlambatan laporan dan penyetoran penerimaan negara PPK
Ketua Tim Kemitraan
Bendahara Penerimaan
20 60% 8 Dibuat detail sanksi yang jelas di dalam dokumen MoU dan PKS dengan mitra 5
Risiko Operasional 1.3.1 CGP tidak memenuhi syarat kelulusan untuk memperoleh sertifikat Guru Penggerak Berkurangnya capaian sasaran kinerja, sementara pembiayaan sudah terserap semua PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
20 60% 5 Dilakukan rapat persiapan akhir pembelajaran PGP serta penyamaan persepsi menjelang panen hasil karya PGP dengan para penangguung jawab dan pengajar 3
Risiko Operasional 1.3.2 Tidak terpenuhinya kuota sasaran peserta CGP Tidak tercapainya sasaran kinerja PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
11 50% 7 Meningkatkan sosialisasi program dengan menambahkan perpanjangan tangan sampai ke level guru untuk menjaring Calon Guru Penggerak melalui media sosial 3
Risiko Operasional 1.3.3 Kekurangan jumlah Instruktur, Fasilitator dan Pengajar Praktik Adanya CGP yang terparkir (tidak dapat mengikuti pelatihan PGP) PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
11 50% 7 Meningkatkan sosialisasi PGP oleh Kemdikbud dan Pemda terkait seleksi Instruktur, Fasilitator dan Pengajar Praktik 3
Risiko Operasional 1.3.4 Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tidak dilaksanakan secara maksimal Hasil monitoring dan evaluasi tidak akurat PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
Petugas Monev
13 50% 11 Dilakukan rapat persiapan petugas monitoring dan evaluasi 3
Risiko Operasional 1.3.5 Terhambatnya proses pelatihan CGP Pelaksanaan kegiatan tidak sesuai jadwal PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
Admin SimPKB dan LMS
BPP program PGP
21 60% 13 Dilakukan bimtek Admin SimPKB dan LMS 3
Risiko Operasional 1.3.6 Mutu pelatihan secara daring kurang dapat diukur PPK
Ketua Tim 2
Penjab PGP
21 60% 13 Dibuat penilaian time spent terhadap waktu mengajar sinkronous di LMS 3
Risiko Keuangan 1.3.7 Pertanggungjawaban keuangan tidak sesuai ketentuan Terjadi pengembalian uang negara PPK
Ketua Tim Keuangan
Petugas Keuangan
20 60% 8 Dilakukan rapat persiapan dan penyamaan persepsi petugas keuangan sebelum melaksanakan tugas 3
Risiko Strategis 1.3.8 Rendahnya Kapasitas Guru dalam Pembelajaran Literasi dan Numerasi BBGP Jabar menyelenggarakan program pelatihan terkait literasi dan numerasi pimpinan lembaga 14 80% 11 BBGP Jabar menyelenggarakan program pelatihan terkait literasi dan numerasi 3
Risiko Strategis 1.3.9 Kurangnya Sosialisasi dan Informasi tentang Pelatihan Program pelatihan disosialisasikan melalui media sosial BBGP Jabar dan website BBGP Jabar pimpinan lembaga 14 80% 11 Program pelatihan disosialisasikan melalui media sosial BBGP Jabar dan website BBGP Jabar 3
Risiko Strategis 1.3.10 Rendahnya Penguasaan Teknologi Media Digital Pembelajaran oleh GTK BBGP Jabar menyelenggarakan pelatihan optimalisasi penggunaan media digital pembelajaran pimpinan lembaga 14 80% 11 Program pelatihan disosialisasikan melalui media sosial BBGP Jabar dan website BBGP Jabar 3
Risiko Strategis 1.3.11 Rendahnya Partisipasi Guru dalam Program Sertifikasi BBGP Jabar menyelenggarakan sosialisasi terkait proses sertifikasi (dalam bentuk webinar) dan melakukan rapat koordinasi dengan dinas pendidikan kab/kota untuk bekerjasama dalam mengsosialisasikan program sertifikasi pimpinan lembaga 14 80% 11 BBGP Jabar menyelenggarakan sosialisasi terkait proses sertifikasi (dalam bentuk webinar) dan melakukan rapat koordinasi dengan dinas pendidikan kab/kota untuk bekerjasama dalam mengsosialisasikan program sertifikasi 3
Risiko Operasional 1.4.1 Keterlambatan penyelesaian bahan keterlambatan penyerapan anggaran
produk bahan pelatihan (seperti modul) tidak bisa di gunakan pada tahun berjalan
pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Penulis bahan
14 60% 3 penentuan jadwal dan tenggat waktu yang ketat, mengoptimalkan sumber daya dan jika memungkinkan memanfaatkan sumber daya eksternal. 3
Risiko Strategis 1.4.2 sebagian besar bahan tersedia dalam konteks kurikulum nasional dan berbahasa indonesia bahan tidak relevan dengan konteks regional sehingga belum bisa digunakan untuk peserta regional Asia Tenggara pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Penulis bahan
16 50% 3 mengalih bahasakan bahan yang sudah ada
menyesuaikan konteks dengan konteks regional Asia Tenggara
3
Risiko Kepatuhan 1.4.3 Bahan mengandung plagiarisme atau self plagiarisme bahan kurang berkembang (tidak up to date)
kredibilitas lembaga bisa menurun
pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Penulis bahan
8 60% 5 Gunakan alat deteksi plagiarisme, lakukan verifikasi sumber, berikan pelatihan tentang hak cipta 1
Risiko Keuangan 1.4.4 anggaran untuk beberapa komponen melebihi target (alat bahan praktikum) jumlah atau kualitas alat bahan menurun untuk pelatihan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
pelaksana kegiatan
5 80% 3 rencana pelatihan sudah harus matang jauh sebelum pelaksanaan sehingga mudah mengestimasi kebutuhan alat dan bahan pelatihan 3
Risiko Operasional 1.4.5 target peserta belum tercapai Terjadi kelebihan pemesanan akomodasi dan konsumsi peserta kegiatan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
pelaksana kegiatan
8 80% 3 promosi yang efektif agar mudah diakses oleh semua stakeholder 3
Risiko Operasional 1.4.6 target peserta belum tercapai Terjadi kelebihan pemesanan akomodasi dan konsumsi peserta kegiatan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
pelaksana kegiatan
8 80% 3 konfirmasi kehadiran peserta minimal 5 hari kerja sebelum pelaksanaan kegiatan 3
Risiko Strategis 1.4.7 Materi pelatihan belum relevan dengan kebutuhan peserta tingkap kepuasan peserta rendah
dampak pelatihan kurang dirasakan
pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
pelaksana kegiatan
8 60% 3 lakukan analisis survey kebutuhan peserta dalam perecanaan kegiatan
analisis trend dan isu arah pendidikan kedepannya
1
Risiko Kepatuhan 1.4.8 fasilitator menyampaikan materi tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan materi yang disampaikan bervariasi
pemahaman peserta berbeda-beda
pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
pelaksana kegiatan
Fasilitator kegiatan
8 85% 3 monitoring dilaksanakan secara efektif dan optimal untuk memastikan penyampaian materi sesuai standar 1
Risiko Operasional 1.4.9 Keterlambatan dalam penyusunan laporan evaluasi hasil evaluasi belum akurat sesuai dengan standar yang digunakan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
evaluator kegiatan
11 60% 3 instrument yang dikembangkan mudah digunakan serta telah divalidasi oleh ahli 1
Risiko Strategis 1.4.10 hasil evaluasi tidak bisa menjawab outcome dari prorgam hasil evaluasi menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan, outcome dari program belum bisa di jawab dengan baik. pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
evaluator kegiatan
11 65% 3 pengembangaan instrument sesuai standar untuk menjawab bagaimana outcome program yang dilaksanakan serta peningkatan sample yang diambil. 3
Risiko Kepatuhan 1.4.11 Laporan evaluasi tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan laporan evaluasi tidak merepresentasikan hasil evaluasi
laporan evaluasi tidak bisa dijadikan acuan dalam evaluasi program lembaga
pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
evaluator kegiatan
11 60% 3 standar laporan evaluasi diberlakukan dengan ketat,
sosialisasikan standar sehingga evaluator memiliki pemahaman yang sama.
2
Risiko Kecurangan (Fraud) 1.4.12 Data evaluasi dipalsukan Keputusan yang diambil tidak objektif, program tidak dapat ditingkatkan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
evaluator kegiatan
20 90% 5 Tingkatkan pengawasan, terapkan sistem verifikasi data, berikan sanksi bagi yang melakukan kecurangan 3
Risiko Keuangan 1.4.13 mitra tidak memenuhi kesepakatan anggaran kekurangan anggaran pelaksanaan kegiatan, penurunan kualitas program, ketidaklanjutan program. pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
8 75% 3 membuat perjanjian yang jelas dan pengawasan yang ketat sesuai perjanjian 1
Risiko Operasional 1.4.14 kegiatan pelaksanaan tidak sesuai kesepakatan pelaksanaan program kemitraan tidak sesuai kesepakatan bersama pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
13 60% 7 kesepakatan dan tahap pelaksanaan kegiatan kemitraan jelas mencakup: Indikator keberhasilan, monitoring berkala, mekanisme pelaporan, evaluasi pasca program 3
Risiko Operasional 1.4.15 keterlambatan pelaksanaan kegiatan dampak dan ouput kegiatan tertunda, ketidakpuasan peserta, jadwal kegiatan lain terganggu pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
11 70% 3 komunikasi antar tim efektif, jadwal pelaksanaan realistis, pelaporan real-time, analisis segera resiko keterlambatan 1
Risiko Strategis 1.4.16 kesepakatan hanya menguntungkan sebelah pihak Kerjasama tidak berkelanjutan, tujuan masing-masing tidak tercapai optimal pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
14 60% 7 Negosiasi adil, melibatkan semua pihak, evaluasi berkala, memastikan manfaat bersama 2
Risiko Strategis 1.4.17 Program tidak berkelanjutan Hasil tidak berkelanjutan, pemborosan sumber daya, ketidakpuasan pemangku kepentingan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
14 40% 11 Rencana program jelas, analisis menfaat, dampak dan keberlanjutan program, libatkan masyarakat, jelaskan monitoring dan evalusi yang akan dilakukan, identifikasi dini faktor penghambat 3
Risiko Strategis 1.4.18 program tidak mengukur dampak Tidak dapat mengukur keberhasilan, kesulitan mengambil keputusan, sulit pertanggungjawabkan kegiatan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan kerjasama
14 60% 7 Indikator kinerja jelas, metode pengumpulan data tepat, analisis data mendalam, laporan evaluasi komprehensif 1
Risiko Operasional 1.4.19 keterlambatan dalam pengumpulan dan pemrosesan data Keputusan diambil berdasarkan data yang tidak up-to-date, menurunnya kepercayaan stakeholder, tertundanya pelaporan pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan Pendataan dan informasi
5 80% 3 Sederhanakan prosedur, tingkatkan kapasitas SDM, gunakan teknologi yang lebih efisien, rutin lakukan backup data, buat rencana kontinjensi 1
Risiko Operasional 1.4.20 Data yang dikumpulkan tidak relevan Keputusan yang diambil belum tepat, pemborosan sumber daya pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan Pendataan dan informasi
11 70% 7 perencanaan proses pengumpulan data jelas dan disepakati oleh stakeholder 3
Risiko Operasional 1.4.21 kesalahan dalam input data Data tidak akurat, keputusan yang diambil berdasarkan data yang salah pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan Pendataan dan informasi
8 70% 3 Lakukan pelatihan secara berkala, buat prosedur kerja yang jelas, gunakan sistem verifikasi data, implementasi sistem input data yang user-friendly 1
Risiko Strategis 1.4.22 Perubahan kebutuhan informasi dari stakeholder Data yang ada belum relevan, stakeholder belum puas pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan Pendataan dan informasi
8 70% 3 Identifikasi kebutuhan stakeholder secara berkala, fleksibilitas dalam pengumpulan data, bangun komunikasi yang baik dengan stakeholder 1
Risiko Kecurangan (Fraud) 1.4.23 mengubah dan memanipulasi data Keputusan yang diambil tidak objektif, program tidak efektif, reputasi lembaga tercoreng, tindakan hukum pimpinan lembaga
penanggung jawab kegiatan
Pelaksana kegiatan Pendataan dan informasi
20 85% 3 Tingkatkan pengawasan, terapkan sistem verifikasi data, berikan sanksi yang tegas, promosikan etika kerja yang baik 1
Risiko Operasional 2.1.1 Dokumen pertanggungjawaban dan pelaporan tidak sesuai Terjadi kesalahan dokumen administrasi serta menjadi temua tim pemeriksa keuangan KPA
PPK
PP/Pokja
Bendahara
20 60% 8 Dilakukan pemeriksaan kelengkapan dan keseuaian dokumen pertanggungjawaban dan pelaporan 5
Risiko Operasional 2.1.2 Tidak terlaksananya beberapa kegiatan yang sudah diagendakan dapat menimbulkan resiko reputasi juga terkait pandangan instansi lain terhadap lembaga PPK
Direktur
Penanggung Jawab Kegiatan
5 80% 5 melakukan konfirmasi kepada pihak terkait dengan penjelasan mendetail 5
Risiko Keuangan 2.1.3 Penyerapan anggaran tidak sesuai prognosis Penyerapan anggaran tidak optimal PPK
Direktur
Penanggung Jawab Kegiatan
5 80% 5 melalukan revisi RKAKL untuk optimalisasi sisa anggaran 5
Risiko Keuangan 2.1.4 Capaian Output tidak sesuai rencana Terjadi kekurangan pada Capaian Output PPK
Direktur
Penanggung Jawab Kegiatan
5 80% 5 memasukan capaian output kegiatan pelatihan kerjasama dengan instansi lainnya 5
Risiko Keuangan 2.2.1 Kesalahan pembayaran gaji Terjadi kelebihan pembayaran gaji pegawai PPK
PPSPM
Bendahara
Ketua Tim Keuangan
Ketua Tim Tatalaksana dan Kepegawaian
21 60% 7 Dilakukan konfirmasi data pegawai ke bagian kepegawaian sebelum proses pengajuan pembayaran gaji pegawai 3
Risiko Keuangan 2.2.2 Kesalahan pembayaran tunjangan Terjadi kelebihan pembayaran tunjangan pegawai PPK
PPSPM
Bendahara
Ketua Tim Keuangan
Ketua Tim Tatalaksana dan Kepegawaian
21 60% 11 Dilakukan konfirmasi data perhitungan pembayaran tunjanganke bagian kepegawaian sebelum proses pengajuan pembayaran tunjangan pegawai 3
Risiko Kecurangan (Fraud) 2.2.3 Adanya KKN antara KPA, PPK, Pejabat Pengadaan atau Pokja Pemilihan Penyedia dengan Penyedia Barang/Jasa Adanya tuntutan hukum dari calon penyedia lain
Hasil pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis dan penyelesaian kegiatan tidak tuntas
KPA
PPK
PP/Pokja
Penyedia B/J
20 50% 8 Dilakukan rapat evaluasi pelaksanaan pemeilihan penyedia secara berkala dengan selalu dilakukan komitmen untuk tidak melakukan tindakan KKN, serta verifikasi dan validasi berjenjang terhadap dokumen PBJ 5
Risiko Kepatuhan 2.2.4 Pelaksanaan pemilihan penyedia Barang/Jasa tidak sesuai peraturan yang berlaku Adanya tuntutan hukum dari calon penyedia lain
Proses pemilihan penyedia B/J tidak sah
Proses pemilihan pnyedia B/J harus diulang
KPA
PPK
PP/Pokja
Penyedia B/J
20 60% 8 Dilakukan rapat persiapan bersama antara KPA, PPK, PP/Pokja untuk menentukan dasar hukum serta kategori PBJ yang akan digunakan 5
Risiko Keuangan 2.2.5 Kelebihan pembayaran progress pelaksanaan pekerjaan Terjadi pengembalian anggaran ke kas negara
Menjadi temuan aparat pemeriksa keuangan
KPA
PPK
PP/Pokja
Bendahara
20 60% 8 Dilakukan pemeriksaan progress pekerjaan atau spseifikasi dan jumlah barang yang diterima bersama-sama dengan KPA, PPK, PP/Pokja, dan Penyedia 5
Risiko Operasional 2.2.6 Ketidak sesuaian jenis kontrak dan ketidak cermatan dalam
menyusun klausul kontrak seperti inkonsistensi, hal-hal kritis
yang tidak diatur rinci dan ketentuan yang multi tafsir
Pelaksanaan Kontrak Terhambat, Sengketa Kontrak, Potensi Kerugian Negara PPK
PP/Pokja
Bendahara
20 60% 8 1. Peningkatan kompetensi manajemen kontrak
2. Meminta pendapat pada ahli yang kompeten
3. Perlunya adanya sistem aplikasi guna memudahkan pengelolaan kontrak
5
Risiko Keuangan 2.2.7 Barang Milik Negara, khususnya peralatan dan mesin (laptop, printer, PC, dll) tidak terinventarisasi dengan baik Barang Milik Negara hilang Pengelola BMN 20 50% 8 Dilakukan inventarisasi secara berkala, khususnya pada peralatan dan mesin 5
Risiko Kepatuhan 2.2.8 Proses layanan BMN tidak cepat tanggap dan akurat pelayanan untuk dukungan kinerja satker terhambat Pengelola BMN 20 50% 8 sedang dalam pengembangan aplikasi AMAN BMN untuk mengakomodir layanan pengelolaan BMN di internal satker 5
Legenda Tingkat Risiko
Sangat Tinggi
Tinggi
Sedang
Rendah
Sangat Rendah

Grafik Nilai Risiko

Grafik Nilai Evaluasi